Siapa yang tidak kenal Mbah Marijan si juru kunci gunung merapi, beliau bernama asli Penewu Suraksoharjo, bapak tua sudah beusia 79 tahun yang dikenal dalam iklan kuku bima yang diduetkan dengan petinju kebanggaan bangsa yaitu Krisjon.
Beliau menjadi tekenal karena kesetiaanya terhadap pekerjaannya khusus sebagai menjinakkan gunung merapi. Pekerjaan ini pasti menentang arus mencari kematian dan berlawanan dengan akal sehat. Tapi beliau memiliki kemanpuan seperti paranormal, dan mempunyai kekuatan supranatural sehingga kelebihannya diakui oleh banyak orang, sehingga kita terkagum-kagum ulahnya.
Namun akhir dari sebuah cerita itu menjadi lenyap seiring gunung liar merapi itu telah menewaskannya, hingga cerita tentang kekuatannnya berakhir pula. Beliau wafat disaat ia tak sanggup lagi membendung kekuatan fenomena alam yang dahsyat, dalam pemberitaan juga dilansir bahwa beliau meinggal dalam keadaan bersujud. Berita kematian beliau termasuk ketagori menarik dan menghebohkan untuk selalu disimak.
Melalui tulisan ini dan hikamh dari kematian beliau paling tidak ada beberapa pesan moral dan relegius yang ingin saya sampaikan , yaitu :
- Allah maha tahu dan memberikan kelebihan kepada sipapun yang Dia kehendaki. Ingat kelebihan dan kekuatan seseorang hanyalah izin Allah dan tentunya kekuatan Allahlah diatas segalanya. Jadi jangan ada pengkultusan terhadap seseorang, hingga akhirnya kita terjebak kepada dosa syirik
- Upaya yang dilakukan Mabh Marijan adalah bentuk kesetiaanya dan loyalitas terhadap kepercayaan kerja yang diberikan kepadanya,, kita juga menghenadaki yang demikian jika amanah diberikan kepada kita, maka bertanggung jawablah terhadap amanah itu.
- Mbah Marijan melawan arus,seharusnya dia manpu membaca kekeuatannya sendiri, jadi ketika itu tidak menpu dilkukan , maka berserah dirilah kepada Allah, lalu jangan pasrah dan akhirnya merusak diri sendiri,karena Allah marah terhadap sifat-sifat seperti ini
- Ada persepsi lain mudah-mudahan ini hanyalah spekulasi semata, bahwa Mbah Marijan mencoba menyombongkan dirinya seolah-olah dia sanggup, jika ia berhasil , maka ia akan mendapatkan popularitas,jika niat itu terbesit dihatinya,maka itu adalah sifat takabur ujup dan ria
- Sebenarnya sudah ada sifat pengkultusan dari beberapa orang ,hal ini dapat terlihat dari fakta bahwa orang-orang beranggapan jika berlindung dengan Mbah Marijan akan selamat, tapi dalam kenyataanya mereka tewas bersama beliau. Ini adalah pandangan keliru. Karena sang penolong hanyalah Allah semata.
- Sehebat apapun kita ,sekalipun beberapa kali kita terlepaskan dari maut tapi maut itu pasti datang ,tidak ada satu manusia dan hewan melatapun yang tidak akan mati, krena itu merupakan Sunnatullah
- Fenomena alam adalah hal yang lumrah dan sah-sah saja jika terjadi, tapi kesemuanya itu adalah ketetapan dan izin Allah.
- Hendaknya kita bisa belajar dari berbagai musibah yang mendera bangsa saat ini, mungkin ini adalah teguran Allah kepada kita akibat ulah tangan kita terhadap alam dan dosa yang melampui batas.
Selamat jalan Mbah Marijan ,semoga arwahmu mendapat tempat yang baik,,amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar