Dalam bingungnya,
dia didatangi dari penjuru depan,
dia bersempulung dalam selimut kumal
dia dipaksa erat dalam berjabat dengan sosok seram
yang belum ia kenal.
Dia terenyuh ketika lontaran-lontaran tanya yang datang
bertubi-tubi.
Pertanyaan maut yang mematikan.
Suara itu seperti cercaan Jibril tidak dalam menyampaikan
wahyu,
tak ubah gemerincing lonceng yang siap memutuskan
selaput darah gendang telinga.
Suara itu memaki hamun
kenapa engkau lupa,
kenapa engkau larut,
kenapa engkau berpaling.
(Karena kebenaran itu hanya hidayah dari-NYa)
Kekeluan itu semakin mengental
dalam kalut yang tak menentu.
Sekujur tubuh itu mulai mengulai
mulut terkunci mati, putihnya kapan itu tidak berjahit
telah dikotori ulat-ulat tanah dan diludahi cacing-cacing
yang sedang kelaparan.
Tongkat bara neraka itu menghujam tulang belulang rusuk,
tanah mengapi, mematahkan rahang-rahang bandel,
akhirnya semua itu jadi berantakan.
Proposal ibanya tidak diterima lagi
karena amalnya telah terputus,
siap-siaplah menunggu episod berikutnya…..
dia didatangi dari penjuru depan,
dia bersempulung dalam selimut kumal
dia dipaksa erat dalam berjabat dengan sosok seram
yang belum ia kenal.
Dia terenyuh ketika lontaran-lontaran tanya yang datang
bertubi-tubi.
Pertanyaan maut yang mematikan.
Suara itu seperti cercaan Jibril tidak dalam menyampaikan
wahyu,
tak ubah gemerincing lonceng yang siap memutuskan
selaput darah gendang telinga.
Suara itu memaki hamun
kenapa engkau lupa,
kenapa engkau larut,
kenapa engkau berpaling.
(Karena kebenaran itu hanya hidayah dari-NYa)
Kekeluan itu semakin mengental
dalam kalut yang tak menentu.
Sekujur tubuh itu mulai mengulai
mulut terkunci mati, putihnya kapan itu tidak berjahit
telah dikotori ulat-ulat tanah dan diludahi cacing-cacing
yang sedang kelaparan.
Tongkat bara neraka itu menghujam tulang belulang rusuk,
tanah mengapi, mematahkan rahang-rahang bandel,
akhirnya semua itu jadi berantakan.
Proposal ibanya tidak diterima lagi
karena amalnya telah terputus,
siap-siaplah menunggu episod berikutnya…..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar