Kejahatan (wickedness) adalah perilaku yang membuat keonaran , membuat orang lain terganngu dan bertentangan dengan hukum, baik hokum negara, adat maupun hukum agama.Bagi pelakukannya akan ditimpakan kedosaan dan tentunya akan diberi balasan yang stimpal. Perilaku kejahatan selalu juga disebut dengan perilaku menyimpang, karena secara ruhiyah manusia selalu dituntun untuk berbuat kebaikan.
Menurut Bonger kejahatan adalah merupakan perbuatan anti sosial yang secara sadar mendapat reaksi dari negara, berupa pemberian derita dan kemudian sebagai reaksi terhadap rumusan-rumusan hukum (legal definitions) mengenai kejahatan. Sedangkan menurut JM. Bemmelem kejahatan sebagai suatu tindakan anti social.
Kejahatan selalu terjadi disekitar kita, lingkungan , bangsa bahkan terhadap negara. Kejahatan terjadi dalam berbagai bentuk dan dimensinya, dengan porsi serta volume yang bergam tergantung frekuensi dari perilakunya dan kejahatan yang dilakukannya. Apakah itu Kejahatan kecil maupun besar yang pasti kejahatan adalah tetap kejahatan dan harus diberikan sanksi yang setimpal.
Sesungguhnya banyak bentuk-bentuk kejahatan yang acapkali terjadi. Namun secara umum kejahatan dapat dilihat secara umum, yaitu :
- Kejahatan fisik, adalah kejahatan yang dilakukan dengan bersentuhan langsung dengan fisik / badan, seperti pemerkosaan, perampokan, penganiayaan, penyiksaan , pembunuhan, dll.
- Kejahatan non fisik. Kejahatan serupa ini adalah perilaku yang tidak bersentuhan langsung dengan fisik tapi berakibat fatal, karena bisa mengganggu kenyamanan objek tertentu atau orang lain. Seperti pembunuhan carakter, penginaan, pencemaran nama baik, kejahatan dunia maya (internet), kejahatan ekonomi. Dll.
Ternyata dunia yang kita huni saat ini selalu membuat kita tidak nyaman, selalu ada kerisauan, dan selalu mencemaskan, padahal keamanan adalah hak dan keinginan kita bersama secara kontiniu. Keamanan akan berdampak positif terhadap kelangsungan hidup manusia.
Kejahatan dalam bentuk pertumpahan darah (pembununhan) semenjak manusia pertama sudah terjadi, yakni dilakukan oleh kabil dan khabil putra Nabim Adam as. Pada akhirnya kejahatan ini turun temurun dan semakin mengakar membuat para pelakunya semakin buas dari zaman kezaman. Berkecamuknya berbagai peperangan, konflik social yang sulit dihindarkan, perampasan terhadap hak milik orang dan negara secara bathil, makar teroris yang semuanya itu membuat naluri kita menjadi tak tenang.
Akibat kejahatan ini juga dunia sebentar lagi akan berperang, tentunya perang kali ini adalah akibat ulah kejahatan manusia, tetapi yang mewujud dalam keberangan alam. Alam menjadi berang karena hilangnya keseimbangan akibat ulah manusia. Alam menjadi ganas kerena disia-siakan . manusia mengekploitasi habis-habisan. Tak manpu dan tak mau memeliharanya. Kesemuanya itu muara dari ulah kejahatan makhluk bernama manusia.
Pemanasan global tidak hanya menggeser zona iklim, , tetapi juga akan menggiring gerakan social kearah massif dan solid, yang menuntut perubahan tatanan. Rusaknya alam akibat tatanan masyarakat menjadi kacau. Pemerintah yang membiarkan lingkungannya hancur akan terkena boomerang karena rakyatnya kehabisan social control dan di rasut rasa emosi yang tinggi dan akanmelahirkan berbagaim kejahatan yang beragam.
Wah,, banyak sekali efek dari kejahatan yang dimiliki oleh manusia dimuka planet bumi ini. Ketika tidak pandai kita memenej diri, maka ketika itu pula kita menjadi hamba yang jahat. Lalu kita hanyut dan semkin terjahannamkam. Islam sangat membeci perangai jahat, bahkan bagi orang yang aktif melakukan berbagai kejahatan tempatnya tidak lain adalah neraka jahannam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar