Senin, 22 November 2010

Kesaktian Pancasila VS Realita


Gaungmu mulai  memudar, tertelan musim ditutupi  kemunafikan anak negeri.
anak negeri yang bebal, dungu dan kelu.
tancapan akar kekuatanmu mulai melemah, goyah seakan pincang, seakan tersungkur dan seakan sulit tuk bangun kembali.
dikarenakan bangsa  yang bingal, , tak mau kenal dan  sengal.

panca mu terabaikan, Sila mu terlupakan.
bhinneka tunggal ika mu dipahami setengah naluri.
inilah pemahaman yang tolol, membuat generasi konyol.

KETUHANAN YANG MAHA ESA
realita .....terjadi abrasi relegius, terjadi gesekan , terjadi tumpah darah,
pemaksaan agama, penghinaan terhadap agama,
agama menyejukkan malah jadi pemarah,
menjadi agama memomokkan.

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
realita.......terjadi kebiadaban, penindasan, perogolan,
nun jauh keadilan, nun jauh dari perikemanusiaan.
manusia seharusnya memanusiakan manusia,tapi menjadi dracula pemangsa darah
canibal alaf baru yang cerdik, picik  dan licik.

PERSATUAN INDONESIA
realita......terjadi kesenjangan, konflik horizontal,
perpecahan, kesakralan  NKRI dikangkangi.
ingin negara federal, ingin otonomi daerah , ingin otonomi khusus bahkan ingin merdeka.
besok ingin apa lagi, turutkanlah nafsu serakahmu,

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
realita........demokrasi isapan jempol, bak kicap asin dan manis disesuaikan keinginan sepihak dan kepentingan sesaat,
hak politik terabaikan, aspirasi masih diintai sehingga pola otoriter masih membanyangi hajat.
paradigma demokrasi masih primitif , tak sudi kalah, maunya menang, maunya bercokol tuk selamya.
demokrasi meghalalkan beribu cara, pembunuhan carakter, bahkan mematikan jiwa.

KEADIALAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
realita.......pak adil pun sulit menjadi orang yang adil.

Saktilah pancasila ku,,,,

Pekanbaru, 1 Oktober 10
Sempena hari kesaktian pancasila

Tidak ada komentar:

Posting Komentar